Pada November 2017, FPLI bekerjasama dengan Komunitas Tambora Muda dan Perpustakaan Nasional menggelar talkshow bertema “Pohon Langka Melawan Punah”. Dalam talkshow ini dibahas mengenai spesies-spesies pohon langka dan terancam punah di Indonesia dan bagaimana kondisinya saat ini. Narasumber yang mengisi talkshow ini yaitu:

  1. Dr. Tukirin Partomihardjo, Ketua Forum Pohon Langka Indonesia
  2. Iyan Robiansyah, Peneliti Pohon Langka Kebun Raya Bogor – LIPI
  3. Hanif Wicaksono, pegiat pelestarian pohon buah langka Kalimantan
  4. Harun Mahbub, jurnalis liputan6.com

Dalam diskusi yang berkembang, diketahui bahwa 487 spesies pohon Indonesia masuk kategori terancam punah dalam daftar merah IUCN. Selain itu, 12 spesies pohon telah diusulkan oleh FPLI sebagai pohon prioritas konservasi. Di sisi lain, kendal amengenai pohon langka ini adalah minimnya informasi dan data mengenai populasi dan biologinya, sehingga dibutuhkan banyak peran peneliti muda untuk melakukan penelitian ini. Hanif Wicaksono memberikan inspirasi nyata dalam pelestarian pohon buah langka oleh masyarakat dan berpesan bahwa siapa saja dapat membantu untuk pelstarian pohon langka. Harun Mahbub dalam kesempatan ini memberikan gambaran bahwa perlu peran media untuk men-sosialisasikan pohon-pohon langka ini dan upaya konservasinya. Di sela kesempatan tersebut juga, Harun memberikan tips-tips bagaimana untuk mengarusutamakan isu ini melalui media sosial.

Kegiatan talkshow ini sejatianya merupakan bagian penutup dari kegiatan sayembara nasional menulis populer bertema “Pohon langka, terancam punah dan endemik Indonesia” yang diselenggarakan atas kerjasama FPLI, Tambora Muda, Fauna & Flora International (FFI) dan KLHK. Dari Agustus hingga Oktober 2018, sebanyak 176 naskah masuk ke panitia, dan didapat 6 pemenang yaitu:

Juara 1: Panji Gusti Akbar

Judul tulisan: Durian Burung: Pesta Kuliner Penghuni Hutan Sumatra

Juara 2: M. Mario Hikmat Anshari

Judul tulisan: Melestarikan Eboni Hitam Lewat Lubang Jarum

Juara 3: Abdullah Faqih

Judul tulisan: Memori Pohon Cendana dan Peradaban Masa Silam

Juara Favorit 1: Vidya Ayuningtyas

Judul tulisan: Penghuni Terakhir Nusakambangan

Juara Favorit 2: Ichvan Sofyan

Judul tulisan: Memoar di Repong Damar: Harmoni Aspek Ekologi, Ekonomi, dan Budaya

Juara Favorit 3: Anisa Ramadhani, Arum Eka Arta Meiza, Ria Resti Ayu

Judul tulisan: Durio kurtejensis: Durian Unik dari Tanah Borneo yang Rawan Punah

Lihat tulisan lain mengenai kegiatan ini di:

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *