• Nama jenis: Eusideroxylon zwageri Teijs. & Binn.
  • Sinonim: –
  • Nama umum: Ulin, Belian
  • Status konservasi: Rentan/Vulnerable (IUCN VU A1cd+2cd ver 2.3)
  • Sebaran: Kalimantan, Sumatra Bag. Selatan, Bangka Belitung

Eusideroxylon zwageri merupakan tumbuhan asli Indonesia, khususnya di pulau Sumatera dan Kalimantan. Pohon evergreen ini mampu tumbuh hingga 40 meter dengan diameter batang mencapai 150 cm. Daun tersusun berseling, Permukaan bawah daun terdapat rambut halus dan daun muda berwarna kemerahan. Jenis perbungan majemuk berukuran 10-20 cm. Buah drupa berukuran 7-16 cm,  berbiji tunggal dan berukuran besar. Kayu ulin tumbuh pada hutan primer dataran rendah dengan ketinggian hingga 500 mdpl. Tumbuhan ini mampu tumbuh pada tanah lempung berpasir, pH asam, serta kadar unsur hara makro yang rendah.

Populasi E. zwageri mengalami penurunan di habitat alaminya. Penurunan populasi ini disebabkan oleh eksploitasi yang berlebihan serta alih fungsi hutan yang menjadi habitat alami menjadi lahan pertanian, perkebunan, atau pemukiman penduduk. Di Sabah dan Kalimantan masih melakukan eksport kayu ini. Di Sumatera, banyak terjadi eksploitasi illegal kayu E. zwageri untuk digunakan sebagai bahan bangunan karena kurangnya pengawasan dari pihak berwenang setempat. Selain itu, E. zwageri memiliki daya regenerasi  yang cukup lama.

 

Pustaka:

Asian Regional Workshop (Conservation & Sustainable Management of Trees, Viet Nam, August 1996). 1998. Eusideroxylon zwageri. The IUCN Red List of Threatened Species 1998: e.T31316A9624725. http://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.1998.RLTS.T31316A9624725.en. Downloaded on 01 March 2019.