• Nama jenis: Dryobalanops sumatrensis (J.F. Gmelin) A.J.G.H Kostermans
  • Sinonim: Dryobalanops aromatica C.F.Gaertn.
  • Suku: Dipterocarpaceae (Meranti-merantian)
  • Nama umum: Kapur, Kapur Barus
  • Status konservasi: Rentan/Vulnerable (VU A2cd ver 3.1 IUCN)
  • Sebaran: Sumatra, Kepulauan Riau dan Kalimantan bagian Barat

Dryobalanops sumatrensis adalah pohon asal Indonesia, Malaysia serta Brunei Darussalam. Pohon ini tumbuh pada hutan dataran rendah dan hutan dipterocarp yang berada didekat pesisir. D. sumatrensis tumbuh hinggi mencapai tinggi 60 meter dengan diameter batang 200 cm. Batang mengandung resin. Daun berseling, berbentuk bulat telur. Bunga kecil berukuran 5 mm.  Buah berdiameter 8-15 mm, serta memiliki 5 sayap panjang.

Dryobalanops sumatrensis terus mengalami penurunan polulasi. Ancaman yang menjadi factor utamanya adalah penurunan kualitas dan luas area habitat, terutama di Pulau Kalimantan. Jenis ini terancam juga oleh eksloitasi kayu untuk memenuhi permintaan pasar internasional. Di Indonesia jenis ini sangat terancam karena menjadi target utama untuk pembuatan kamper.

Pustaka:

Barstow, M. & Randi, A. 2018. Dryobalanops sumatrensis. The IUCN Red List of Threatened Species 2018: e.T61998024A61998026. Downloaded on 01 March 2019.